Tip Pemakaian AC Agar Kinerja Tetap Maksimal

Tip Pemakaian AC Agar Kinerja Tetap Maksimal

Tip Pemakaian AC Agar Kinerja Tetap Maksimal

14/04/2019

Layaknya barang elektronik lainnya, AC ruang memerlukan tata cara dalam menggunakannya. Jangan sampai karena tidak mengetahui tata cara penggunaannya, AC menjadi tidak awet alias cepat rusak sebelum waktunya.

Tata cara menggunakan AC yang benar dan sesuai rekomendasi dari pabrik pembuatnya sudah tertulis di dalam buku manual atau petunjuk penggunaan AC.

Namun banyak orang yang kadang enggan untuk membaca atau mempelajari tata cara penggunaan barang elektronik dan sekaligus mekanik ini.

Dengan mengetahui cara menggunakan AC secara benar, juga secara otomatis akan membuat AC menjadi awet sekaligus dapat menghemat listrik.

Untuk itu kami akan berbagi tips cara menggunakan AC ruang secara benar dan sesuai dengan prosedur dari pabrikan AC tersebut.

  1. Pastikan Ukuran PK AC CUKUP
    hal yang utama adalah bahwa pastikan ukuran PK sudah memenuhi syarat untuk dapat mendinginkan sebuah ukuran ruangan. Untuk penjelasan berapa PK yang dibutuhkan dalam sebuah ruangan rumaha tau kantor bisa dibaca di cara memilih ac yang benar
  2. Jangan menyalakan AC berulang dalam waktu dekat
    AC tidak seperti peralatan elektronik lainnya seperti TV atau komputer yang bisa dinyalakan langsung jika baru dimatikan atau mati mendadak secara tiba tiba karena ada pemadaman listrik atau jeglek pada meteran listrik.Jika suatu ketika anda secara tidak sengaja menekan tombol OFF pada remot AC, jangan langsung di ON kan kembali, namun tunggu sekitar 1 menitan baru boleh AC dinyalakan kembali. Atau jika tiba tiba AC mati karena listrik PLN pemadaman maupun jeglek di meterannya. Tunggu sekitar 1 menitan, baru AC bisa dinyalakan lagi.

    Alasan diatas adalah bahwa sistem AC menggunakan sebuah gas Freon yang memerlukan waktu untuk mengalir ke posisinya di Evaporator dan kompresor secara merata terlebih dahulu saat AC baru dimatikan atau mati secara mendadak.

    Namun jika dalam waktu yang sangat cepat AC dinyalakan kemabali(misal kurang dari 1   menit), maka dimungkinkan gas freon dan oli masih belum berada pada tempat yang seharusnya, dan ini akan menyebabkan kompressor bekerja sangat keras atau berat, sehingg hal ini dapat menyebabkan kompressor menjadi cepat panas sebelum waktunya dan cepat rusak. Selain itu juga dapat boros pada pemakaian daya listriknya.

  3. Atur suhu remot pada angka 24-25 derajat
    Perlu diketahui bersama bahwa jika di remot kontrol diatur pada suhu yang terlalu rendah, misalnya 16 derajat misalnya, maka sesungguhnya akan menyebakan kompresor bekerja sangat keras karena permintaan remot yang menginginkan mesin mendinginkan atau lebih tepatnya mengkondisikan agar ruangan mencapai suhu 16 derajat celcius.Begini penjelasnya, jika remot diatur pada suhu 24 derajat celcius, sebenarnya suhu pada ruangan belum langsung otomatis berada pada 24 derajat celcius, namun sebenarnya bahwa remot kontrol meminta agar AC mendinginkan atau mengkondisikan supaya ruangan bisa berada pada suhu 24 derajat, jadi AC memerlukan waktu agar ruangan bisa mencapai suhu 24 derajat sepeti yang diingkan. Disarankan jangan pernah mengatur suhu pada remot 16 derajat celcius, karena hal ini hanya akan membuat AC bekerja keras secara terus menerus. Karena pada kondisi normal, suhu 24 – 25 derajat saja sudah sangat cukup untuk mendinginkan udara di ruangan.

    Waktu untuk mencapai suhu tersebut bisa cepat atau lambat, bisa dalam hitungan beberapa menit atau bahkan jam atau bahkan lebih lama lagi. Ini tergantung pada kondisi AC dan ruangan. Jika PK AC mencukupi untuk mendinginkan udara dalam ruangan(tidak keckecilan PK nya), maka akan dicapai suhu udara yang normal, namun meskipun PK nya mencukupi, namun AC kotor atau lama tidak di service, maka akan menghambat cara kerja mesin AC sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mendinginkan sebuah ruangan menjadi lebih lama dari biasanya. Untuk itu perawatan AC secara berkala sangat dianjurkan.

  4. Service atau cuci AC secara rutin
    AC harus di service atau di cuci secara rutin setiap 1- 3 bulan sekali. Ini karena jika AC kotor pada bagian filter, evaporator dan kipas atau FAN sudah kotor alias banyak debu, maka AC tidak akan bekerja seperti biasanya, misalnya pada kondisi normal jika kita atur FAN pada kecepatan 1 sudah cukup untuk membuat ruangan dingin, maka sekarang harus speed maskimum baru ruangan dingin. Ini akan membuat kompresor bekerja keras atau extra dan membuat pemborosan listrik.
  5. Selalu tutup pintu ruangan
    Pintu ruangan hendaknya selalu ditutup rapat, alasannya adalah apabila pintu terbuka atau terbuka cukup lama, maka AC akan berusaha mengkondisikan agar semua ruangan dingin sesuai suhu yang sudah diatur, namun apabila pintu dibuka atau terbuka cukup lama, maka seakan akan ruangan menjadi semakin besar dan tugas AC menjadi sangat berat. Dan jika AC tidak sanggup mendinginkan seluruh ruangan karena pintu terbuka, maka kompresor akan bekerja secara terus menerus, dan bisa menyebabkan AC cepat rusak dan pemborosan listrik.

Jasa Desain Interior Yogyakarta | InteriorDesign.id